Blackberry Tour Kemungkinan Besar Tak Masuk Indonesia
by admin on Aug.26, 2009, under Mobile Phones

Tiga operator selular terbesar yakni Telkomsel, Indosat, dan XL yang merupakan mitra Research In Motion dalam memasarkan BlackBerry di Indonesia, kemungkinan besar tidak akan memasarkan salah satu varian BlackBerry terbaru, yakni BlackBerry Tour.
Kemungkinan itu diungkapkan Handono Warih, BlackBerry and 3G Broadband Manager, Enterprise and Carrier XL, pada VIVAnews, Senin 24 Agustus 2009. “Untuk BlackBerry Tour, kita (XL) nggak ambil. Tidak akan kami pasarkan di Indonesia,” ujarnya.
BlackBerry Tour 9630, salah satu varian BlackBerry terbaru yang fisiknya seolah-olah kombinasi dari Bold dan Javelin. Hanya saja, Tour memiliki fisik lebih ramping dan lebih ringan ketimbang Bold dengan bobot 130gram.
Jika dibandingkan Bold, ponsel yang sudah bertenaga 3G HSDPA dan HSUPA ini memiliki kemampuan yang relatif lebih baik. Baik di sisi perangkat kamera, Tour memiliki kamera berkemampuan 3,15MP dibandingkan Bold hanya 2MP. Begitu pun, urusan memori, Tour memiliki kapasitas internal 256MB, sementara Bold 128MB.
Sejumlah kelebihan ini, membuat BB Tour lebih mahal dibandingkan Bold di beberapa negara. Di Amerika Serikat, Verizon Wireless memasarkan Tour seharga US$699 atau setara Rp 7 juta. Dibandingkan Bold, AT&T membanderolnya dengan harga US$629 atau setara Rp 6,3 juta.
“BlackBerry Tour itu mahal, dan ada CDMA juga. Di XL, nggak terpakai, kami kan operator GSM. Intinya, BlackBerry Tour tidak ada di dalam roadmap kami,” ucap Warih.
Warih juga yakin, dua kompetitor terbesarnya dalam memasarkan BlackBerry, yakni Indosat dan Telkomsel, tidak memasukkan BlackBerry Tour dalam roadmapnya. “Mereka juga nggak ambil. Jadi, tidak perlu khawatir ada yang memasarkan Tour di Indonesia,” ucapnya.
Terkait BlackBerry Gemini, XL mengaku sama dengan operator lainnya, masih menunggu kabar dari pemerintah sehubungan dengan penerbitan sertifikasi baru untuk pemasaran Gemini.
“Seperti yang kita tahu, pemerintah masih menunggu kabar dari Research In Motion. Jadi, kami juga tidak bisa memastikan kapan (Gemini) akan dipasarkan. Tapi, saya jamin dalam waktu dekat ini,” ucap Warih.
• Sumber: VIVAnews.Com





